rahmat blog

Just another Blogger Fisip UNS Sites site

SOSIOLOGI – FISIP

UNIVERSITAS SEBELAS MARET

seri publikasi Teoti Sosial Politik

Judul : renaissance

Nama: Rahmat Sugiyarto    NIM : D0310054

Dosen pengampu: Akhmad Ramdhon

Zaman Renainsans abad 14- 16 adalah suatu zaman keemasan dalam sejarah peradaban Eropa . Zaman ini merupakan fase transisi yang menjembatani zaman  suram atas penindasan atas nama gereja dan feodal yand mengguasai sistem yang ada, pengakuan manusia sebagai individu yang bebas mengekspresikan dirnya sebagai mekhluk yang bebas, tertutupi oleh pandangan manusia adalah bagian dari alam makhluk Tuhan bukan individu yang bebasdan tenggelam dalam dogma agama dengan zaman pencerahan dimana mulai timbul pemikiran pemikiran dan gerakan melawan kristenisasi dan gereja, duniawi dan rohani dipisah mulai muncul pengakuan terhadap individu untuk bebas berekspresi di duia politik, ekonomi, sosial, budaya dan sains. Dengan lahirnya Reinaisans, peradaban barat mulai maju. Reinaisans , membuat Eropa menapaki abad-abad modern begitu cepat setelah lepasnya dogma agama.

Secara etimologi Renaisans (Perancis:Renaissance,berasal dari kata-kata Re(kembali) dan Naitre(lahir) berarti lahir kembali. Dalam konteks sejarah Barat , istilah itu mengacu pada terjadinya kebangkitan kembali dan bukan hanya mengembalikan melainkan juga menciptakan tatanan kehidupan yang baru terhadap kekayaan warisan Yunani dan Romawi kuno dalam berbagai aspeknya. Manusia  Renaisans begitu bersemangat mempelajari karya – karya pemikir agung Yunani kuno dan Romawi seperti Plato,Platinus, Archimedes dan Aritoteles.

Zaman Renaisans membawa penduduk Eropa kepada zaman peradaban yang lebih maju. Pada masa ini manusia mencapai prestasi yang gemilang dalam berbagai bidang seni,filsafat,literature sains,politik,pendidikan,agama,perdagangan, musik, teknologi dan lain-lain. Membangkitkan kembali cita-cita,alam pemikiran,filsafat hidup yang kemudian menstrukturasi standar-standar dunia modern seperti optimism,hedonism,naturalism dan individualisme. Kebangkitan lagi minat mendalam terhadap kekayaan warisan Yunani dan Romawi kuno.Terjadinya kebangkitan humanisme sekuler yang menggeser orientasi berfikir manusia dari yang bersifat teoristik menjadi antroposentris.Terjadinya pemberontakan terhadap gereja yang kemudian memunculkan kebebasan intelektual dan agama.Mengurangi juga keterikatan manusia  dari belenggu dogma agma anti kemanusiaan abad pertengahan. Dari segi pemikiran politik ,zaman Renainsans telah memunculkan wawasan barudalam hubungan antara negara dengan agama dan moralitas. Hal ini memicu temuan temuan baru, seperti mesin cetak, bubuk museu, karya tulis dan cerita cerita yang berkembang dan musik yang berbeda yang keluar dari gerejanisasi yang merekaa menayangkan seni, sihir, pencerahan dan lainnya melalui visual.

Daerah-daerah kawasan Itali dan Mediterania yang pada mulanya berbudaya masyarakat agraris berorientasi desa (rural oriented) , setelah terjadinya kapitalisme yang begitu pesat,yang kemudian berorientasi kota (urban oriented). Perubahan orientasi itu terlihat dari pesatnyua lembaga-lembaga keilmuan ,pendidikan,seni dan filsafat. Aktifitas ekonomi juga semakin maju dengan lahir dan berkembangnya system perbangkan Industri manufaktur dan lain-lain. Perang Salib (Crusade War) yang berlangsung sejak abad X-XII juga mempunyai andil yang sama. Melalui perang ini ,kontak perdangan terjadi antara dunia Barat (Kristen) dengan dunia Timur (Islam). Lalu lintas perdangan dan merkantilisme semakin intensif berlangsung justruh pada saat dan terjadinya perang itu.

Dalam perang Salib ini membawa banyak manfaat di dunia Barat .Terjadi transmisi peradaban dari dunia Islam (peradaban Sarasenik Bizatium) ke Barat khususnya daerah Itali dan kawasan Mediterania. Dari perang Salib ini manusia mempelajari intelektual Yunani kuno serta bahasa Arab.

Kelahiran zaman Renainsans dikondisikan oleh pertikaian antara Kristen dengan ilmu pengetahuan. Tak ada ujungnya dan cendikiawandan pelopor ilmu pengetahuan modern melawan dogma-dogma gereja.  Pandangan dan doktrin gereja di tentang karena dalam menyelesaikan masalah gerja menggunakan kekerasan dan kemudian membakar ilmu-ilmu pengetahuan.

Nurcholish Majid menulis bahwa apa yang terjadi dan saat menjelang dan berlangsungnya zaman Renaisans itu sama sekali berbeda dengan apa yang terjadi di dunia Islam. Pada abad yang sama dengan Rainansens di dunia Islam terjadi punya perkembangan filsafat dan ilmu pengetahuan .Teori-teori pengetahuan empiris dan fisafat imu pengetahuan Ibnu Chaldun, Ibnu Sina dan Ibnu Rusyd (Averoism) berkembang pesat dan menimbulkan kontroversi dan polemic berkepanjangan.

Rakyat pula pada waktu itu juga ketergantungan dengan bangsawan pada masa renasains menyumbangkan Kemunculan aliran pemikiran yang mementingkan kebebasan akal Eropa hingga abad ke 18 seperti Humanisme, rsionalisme, nasionalisme dan absolutisme berani mempersoalkan kepercayaan dan cara pemikiran lama yang diamalkan selama ini secara langsung melemhkan kekuasaan golongan feodal. Renaissance telah membentuk masyarakat perdagangan yang berdaya maju. Keadaan ini telah melemahkan kedudukan dn kekuasaan golongan feodal yang sentiasa berusaha menyekat perkembangan ilmu dan masyarakat di Eropa. Melahirkan tokoh-tokoh pemikir seperti Leonardo de Vinci yang terkenal sebagi pelukis, pemusik dan ahli filsafat. Michelangelo merupakan tokoh seni, arsitek, penyair dan ahli anatomi. Melahirkan tokoh sains terkenal seperti Copernicus dan Galileo. Melahirkan ahli matematik seperti Tartaglia dan Cardan yang berusaha menghuraikan persamaan ganda tiga. Tartaglia orang pertama yang menggunakan konsep matematik dalam ketenteraan iaitu mengukur tembakan peluru mariam.  Itali telah menjadi pusat ilmu yang terkenal di Eropa pada abad ke 15. Hal ini terjadi apabila Kota constntinople dikuasai oleh Islam telah jatuh ke tangan orang Barat pada tahun 1453. Keadaan ini telah menyebabkan ramai para ilmuan Islam berhijrah ke pusat-pusat perdagangan di Itali. Ini menyebabkan Itali menjadi pusat intelektual terkenal di Eropa pada masa itu.

Daftar pustaka:

Brown, Alison, Sejarah Renaisans Eropa. Bantul: Kreasi Wacana. 2009

No Comments :(